Tag Archives: nano ceramic

Scuto Jakarta: 4 Hal Mendasar yang Wajib Diketahui Pemilik Mobil

Hai otolovers, scuto jakarta spesialis laminating mobil nano ceramic, ingin berbagi tips simpel merawat mobil Anda. Mengemudi dengan baik bukanlah satu-satunya hal yang perlu dipelajari remaja saat pertama kali dilatih untuk mengemudi. Mengetahui bagaimana merawat mobil sama pentingnya. Tidak hanya akan memperpanjang umur mobil, namun merawat mobil juga mengajarkan tanggung jawab dan kemandirian, karena Anda tidak perlu bergantung pada orang lain untuk merawat mobil Anda. Belajarlah dari sekarang karena hal ini adalah keterampilan yang akan bertahan seumur hidup Anda.

Memeriksa oli mobil Anda – Salah satu hal pertama yang harus dipelajari adalah bagaimana cara memeriksa oli kendaraan Anda. Memeriksa oli mobil Anda adalah salah satu hal terpenting yang dapat Anda lakukan agar mesin mobil tetap berjalan dengan lancar. Bila Anda kehabisan oli, mesin mobil bakal mengalami tekanan dan bisa rusak. Pertama, pastikan mobil Anda diparkir di permukaan yang rata, dan mesinnya dingin. Buka kap. Di dekat bagian tengah mesin, Anda akan menemukan semacam stick. Benda ini tampak seperti potongan logam yang panjang dengan satu lingkaran pada ujungnya. Tarik melalui lobang jari. Dengan menggunakan handuk atau kain kertas, bersihkan olinya. Kemudian masukan kembali stick sedalam-dalamnya, lalu tarik kembali. Pada stick, Anda harus melihat dua garis di bagian ujung. Jika oli yang tersisa di antara kedua garis, itu artinya Anda memiliki cukup oli. Jika oli tidak mencapai garis bawah, tambahkan sedikit oli dan periksa oli mobil Anda sekali lagi, jika masih kurang, tambah oli sampai level oli berada di antara dua garis.

nano ceramic

Memeriksa tekanan ban – Hal ini sering diabaikan. Tekanan ban yang tepat akan membantu ban mobil bertahan lebih lama, dan akan membantu menghemat pemakaian bahan bakar. Sebelum memeriksa tekanan ban, pastikan ban mobil dalam keadaan sejuk, karena suhu akan mempengaruhi tekanan. Cari pentilnya, dan lepaskan tutupnya. Tekan pengukur ban ke katup, dan pastikan untuk menekan dengan keras. Jika Anda mendengar udara keluar, berarti alat pengukur tidak menyala dengan benar. Begitu Anda membaca dengan benar, perhatikan bacaan di alat ukur. Baca buku manual untuk mengetahui tekanan ban yang ideal.

Jumper aki mobil Anda – Mungkin ada saatnya aki mobil Anda mati, dan mengetahui bagaimana cara men-jumper aki itu penting. Pastikan Anda memiliki seperangkat kabel jumper di mobil Anda. Pertama, Anda harus mencari pertolongan dari mobil lain yang bisa menghubungkan aki mobil Anda dengan aki mereka. Setiap aki memiliki dua terminal, satu ditandai positif, dan satu negatif. Hubungkan kabel dalam urutan ini:

1. Hubungkan satu ujung kabel ke terminal positif aki yang mati.
2. Pasang ujung kabel lainnya ke terminal positif aki hidup.
3. Hubungkan salah satu ujung kabel lainnya ke terminal negatif aki yang hidup.
4. Pasang ujung kabel lainnya ke blok mesin mobil yang akinya mati.

Begitu kabel terpasang, nyalakan mesin mobil yang membantu Anda. Setelah sekitar lima menit, cobalah untuk menyalakan mesin mobil yang akinya lemah atau mati. Jika tidak mau nyala, tunggu beberapa menit lagi, lalu coba lagi. Jika tetap tidak menyala setelah beberapa kali mencoba, aki mobil Anda benar-benar mati dan perlu diganti.

Mengganti ban – Mengganti ban bisa dibilang sedikit lebih sulit dan membutuhkan beberapa peralatan. Pertama, Anda ingin memarkir mobil di permukaan yang rata. Jika Anda berada di pinggir jalan, pastikan bahwa posisi kendaraan berada di tempat yang aman. Matikan mesin. Tempatkan roda atau batu besar di belakang (jika tanjakan) atau di depan (jika turunan) roda diagonal berlawanan untuk mencegah mobil berguling jika Anda berada di permukaan yang miring. Kendurkan murnya. Kemudian Anda bisa mendongkrak mobil. Begitu mobil didongkrak, lepaskan mur dan letakan di tempat yang aman. Ganti ban yang bermasalah. Kemudian pasang ban baru. Pastikan pentil ban menghadap ke luar (jika tidak, itu artinya ban yang Anda pasang terbalik posisinya. Letakkan kembali murnya dan kencangkan. Setelah roda terpasang dengan baik, turunkan mobil dan lepaskan dongkraknya. Kemudian pasang dop (jika ada) kembali. Letakkan ban kempes Anda di bagasi Anda dan lanjutkan perjalanan.

Semakin Anda terlibat dalam merawat mobil, semakin baik untuk Anda. Oleh karena itu, pastikan Anda mengerti beberapa hal di atas untuk menghindari kerusakan yang lebih parah lagi.