Destilasi Minyak Atsiri Jahe dengan Kekurangan dan Kelebihannya.

Destilasi Minyak Atsiri Jahe dengan Kekurangan dan Kelebihannya.

Hallo Sobat semuanya!

Selamat datang dan terima kasih telah mengunjungi artikel yang ada di situs website ini. Semoga dengan adanya artikel pada situs website ini dapat membantu apa yang sedang dicari oleh Sobat, dan pastinya semoga bermanfaat. Enjoy!

Pada kesempatan kali ini, penulis akan membagikan mengenai Destilasi Minyak Atsiri Jahe. Iya destilasi atau nama lainnya yaitu penyulingan. Lalu apa si itu Destilasi?

Jadi Destilasi yaitu salah satu metode pembuatan Minyak Atsiri yang proses isolasi Minyak Atsiri dari bahan bakunya dengan bantuan uap air, dimana minyak dan air tidak bercampur.

Metode Pembuatan Minyak Atsiri juga beragam lho Sobat, ada menggunakan Pengepresan, Ekstrasi, dan juga ini yang sedang mau kita bahas, yaitu Destilasi.

Nah, Destilasi itu juga dibagi menjadi 3 sistem. Tetapi juga ada Pembagian Destilasi seperti Menurut Prosesnya, dan lain sebagainya. Dan inilah 3 Sistem Destilasi Minyak Atsiri Jahe.

Destilasi Minyak Atsiri Jahe

Destilasi disebut juga dengan salah satu metode kimia-fisika yang digunakan untuk mengambil kandungan Minyak Atsiri yang ada di berbagai jenis tanaman. Dan metode penyulingan ini juga terbagi menjadi 3 sistem, yaitu ada destilasi/penyulingan :

Air

Image for post

Destilasi Minyak Atsiri Jahe menggunakan metode penyulingan dengan sistem air ini merupakan yang paling mudah dibandingkan metode yang lainnya. Nah pada metode ini, bahan tanaman jahe dimasukkan kedalam ketel suling yang sudah berisi dengan air, sehingga bahan baku rimpang jahe bercampur dengan air.

Metode ini nyatanya relatif sederhana, demikian juga dengan bahan, untuk ketel pun mudah didapat. Dan beberapa penyuling bahkan dapat memanfaatkan drum bekas oil, minyak tanah, drum bekas aspal untuk digunakan sebagai ketel.

Perbandingan air dan bahan baku harus seimbang. Bahan baku dimasukkan dan dipadatkan, selanjutnya tutup rapat, ketel jangan sampai ada celah untuk uap keluar. Uap yang hasil, perebusan air dan bahan dialirkan melalui bahan kemudian dialirkan melalui pipa menuju ketel kondesator yang mengandung air dingin, sehingga terjadilah pengembunan.

Kelemahan dari metode ini jika bahan berbentuk tepung atau bunga-bungaan yang membentuk gumpalan jika terkena panas yang tinggi. Selain itu juga, karena dicampur menjadi satu, waktu penyulingan menjadi lama dn jumlah minyak yang dihasilkan menjadi relatif sedikit.

Air dan Uap

Image for post

Dikenal juga dengan sistem kukus. Prosesnya yaitu bahan rimpang jahe diletakkan pada ayakan atau saringan yang terletak beberapa centi diatas permukaan air. Metode ini menggunakan uap tekanan rendah, dibandingkan dengan sistem penyulingan air/rebus, terdapat perbedaan yang terletak pada pemisahan bahan dan air. Untuk penempatan masih dalam satu ketel, prosesnya air dimasukkan kedalam ketel hingga 1/3 bagian. Lalu bahan dimasukkan kedalam ketel sampai padat dan pastinya tertutup rapat.

Saat masuk proses perebusan dan air sudah mendidih, uap yang terbentuk akan melewati saringan dan celah-celah bahan. Minyak Atsiri yang ada di bahan ikut bersama uap panas melalui pipa menuju ketel kondensator. Kemudian uap dan minyak akan mengembun ditampung dalam tangki pemisah. Keuntungan dari metode ini adalah uap yang masuk terjadi secara merata kedalam jaringan bahan dan suhu dapat dipertahankan sampai 100 derajat celcius.

Uap

Image for post

Untuk sistem ini menggunakan tekanan uap yang tinggi, dan perlu diperhatikan bahwa tekanan uap yang dihasilkan lebih tinggi daripada tekanan udara luar. Air sebagai sumber uap panas terdapat dalam “boiler” yang terpisah dalam penyulingan. Bahan yang cocok menggunakan sistem ini yaitu seperti kayu, kulit batang, biji-bijian yang relatif keras. Dan perlu diperhatikan dengan teliti, jika minyak dalam bahan diperkirakan sudah habis, maka tekanan uap perlu diperbesar lagi dengan tujuan menyuling komponen kimia yang bertitik didih lebih tinggi.

Pembagian Destilasi.

Berdasarkan Prosesnya.

  • Destilasi batch : destilasi yang dilakukan satu kali proses, yakni bahan dimasukkan dalam peralatan, diproses kemudian diambil hasilnya.
  • Destilasi kontinyu : destilasi yang sedang berlangsung di mana campuran cair secara terus-menerus dimasukkan ke dalam proses dan filtrat terpisah dikeluarkan seiring berjalannya waktu selama operasi.

Berdasarkan Basis Tekanan Operasinya.

  • Penyulingan atmosferi : proses pemisahan berdasarkan perbedahan titik didihnya pada tekanan atmosfer dan temperatur maksimum 350 C.
  • Destilasi vakum : metode penyulingan dimana tekanan dari sistem penyulingan direduksi menjadi kurang dari tekanan uap yang biasanya (kurang dari tekanan atmosfer) sehingga meminimalisir penguapan cairan yang lebih volatil.
  • Destilasi tekanan tinggi : proses pemisahan komponen dari campurannya dengan menggunakan panas sebagai tenaga pemisah, dimana tenaga yang digunakan adalah tekanan tinggi.

Berdasarkan Komponen Penyusunnya.

  • Destilasi System Biner : destilasi pencampuran dua komponen
  • Destilasi System Multi Komponen : destilasi pencampuran lebih dari dua komponen

Berdasarkan System Operasinya.

  • Single-stage Destillation : destilasi yang hanya melalui satu tahap destilasi.
  • Multi stage Destillation : destilasi yang melalui beberapa tahap destilasi.

Kelebihan dan Kekurangan Destilasi.

Pasti disetiap metode itu ada kelebihan dan kekurangan, tinggal dari kita saja mau memilih yang mana, dan menyesuaikan kebutuhannya.

  • Kekurangan
    • Dapat memisahkan zat dengan perbedaan titik didih yang tinggi.
    • Produk yang dihasilkan benar-benar murni.
  • Kelebihan
    • Hanya dapat memisahkan zat yang memiliki perbedaan titik didih yang besar.
    • Biaya alat relatif mahal. Tetapi ada juga yang membuat versi yang lebih murah menggunakan barang yang ada disekitarnya.

Cara Membuat Minyak Atsiri Jahe.

Hasil gambar untuk cara membuat minyak jahe

Bahan :

  • Rimpang Jahe
  • Air
  • Kertas saring berlapis karbonarat.

Alat :

  • Alat suling pengukus, yang digunakan untuk menyuling Minyak Atsiri yang dilakukan dengan metode pengukusan. Bagian utama dari alat penyulingan ini ada ketel suling, kondensor atau juga disebut dengan pengembun uap, serta penampung hasil pengembunan.
  • Botol kaca gelap, atau juga bisa dengan jerigen plastik berkualitas tinggi.

Proses Pengolahan :

a. Persiapan Bahan

  1. Cucilah rimpang jahe hingga bersih, kemudian potong kecil-kecil dengan ketebalan sekiatr 2-4 mm. Atau bisa juga dengan digeprek, tetapi jangan sampai hancur.
  2. Kemudian tidak perlu dikupas atau dikulit.
  3. DIperhatikan juga, jika rimpang jahe dipotong makan ukuran satu sama lain harus berseragam atau sama.

b. Persiapan Alat Suling

  1. Bagian dalam ketel itu dibersihkan sampai bersih.
  2. Setelah itu, ketel diisi menggunakan air yang bersih, sekitar permukaan air berada 3-5 cm di bawah plat berpori yang menjadi alas irisan jahe.
  3. Air yang paling baik bisa diisikan dengan air hujan, karena dengan air ini tidak akan menimbulkan endapan atau kerak pada dinding ketel.

c. Pengisian Bahan ke dalam Ketel

  1. Bahan baku yang telah dirajang bisa langsung saja dimasukkan kedalam ketel dengan teratur. Bahan disusun dengan formasi yang sama dan mempunyai cukup rongga untuk penetrasi uap secara merata ke dalam tumpukan bahan.
  2. Kemudian juga perlu diperhatikan, bahwa tumpukan bahan yang terlalu padat menyebabkan terbentuknya rat holes. Apa itu rat holes? Rat Holes merupakan jalur uap yang tidak banyak kontak dengan bahan yang nanti akan disuling. Tentu saja dengan hal ini dapat menyebabkan rendeman dan juga mutu pada minyak akan menjadi rendah.
  3. Setelah bahan dimasukkan kedalam ketel, kemudian penutup ketel ditutup sampai rapat sehingga tidak ada celah sekecil apapun yang memungkinkan uap bisa keluar dari celah.

d. Penyulingan

Tahap yang paking utama dari pembuatan Minyak Atsiri Jahe itu penyulingan yang dilakukan dengan cara :

  1. Bagian kondensor dialiri dengan air pendingin. Disaat alat itu alat pemisah air dan minyak sudah terpasang pada saluran yang keluar dari kondensat.
  2. Kemudian, ketel dipanasakan dengan api tungku atau bisa juga dengan kompor. Api diusahakan harus mengenai bagian ketel ya Sobat. Dan api yang terlalu besar bisa menjilat dinding, sehingga dapat membuat dinding menjadi sangat panas dan menyebabkan gosong atau rusakanya bahan yang didalam ketel.
  3. Lamanya proses penyulingan dilakukan kurang lebih sekitar 16-30 jam. Minyak Jahe yang baik memiliki warna kuning kecoklat-coklatan.

e. Pengurangan Air

Dari hasil penyulingan yang sudah dilakukan, Minyak Jahe yang diperoleh masih terdapat senjumlah kecil air. Kandungan air ini dapat dikurangi dengan cara menyaring air dengan menggunakan kertas saring berlapis magnesium karbonat.

f. Penyimpanan

Minyak Atsiri Jahe yang sudah jadi, selanjutnya bisa disimpan atau dikemas dalam botol kaya yang berwarna gelap dan kering ya. Dan jangan lupa juga, ditutup dengan rapat. Untuk jerigen plastik yang berkualitas tinggi juga dapat digunakan wadah untuk penyimpanan Minyak Atsiri Jahe. Setelah melalui proses pengemasan dan pelabelan, Minyak Atsiri Jahe ini dipasarkan kepada konsumen atau bisa dengan industri-industri yang berkaitan pastinya.

Itulah mengenai Destilasi Minyak Atsiri Jahe, Kekurangan dan Kelebihan Destilasi, Cara Pembuatan Minyak Jahe. Jadi, penyulingan itu ada 3 sitem, tinggal dari kitanya mau menggunakan sistem penyulingan yang apa, bagaimana, dan sesuai dengan kebutuhannya. Untuk artikel lainnya silahkan bisa kunjungi Minyak Atsiri JaheMacam Minyak Atsiri,  Manfaat Minyak Lemon, Cara Membuat Minyak Sereh, dan juga Jenis Minyak Atsiri lainnya.

Sekian, penulis mau pamit, mohon maaf apabila terdapat kekurangan atau kesalahan didalam artikel ini. Jika ada saran atau kritik yang membangun bagi penulis bisa disampai melalui chat komentar dibawah ini.

Dan jangan lupa untuk share artikel ini kepada Sobat lainnya nya. Yuk saling berbagi ilmu!

Terima Kasih, sampai jupa esok!

cqrq m3mbuat essential oil lemon

Cara Membuat Essential Oil Lemon dengan Ala Rumahan

Hallo Sobat semuanya!

Selamat datang dan terima kasih ya telah mengunjungi artikel yang ada pada situs website ini. Semoga dengan adanya artikel pada situs website ini dapat membantu apa yang sedang dicari oleh Sobat dan pastinya semoga bermanfaat.

Nah, pada kesempatan kali ini penulis yang kece ini mau membagikan bagaimana Cara Membuat Essential Oil Lemon.

Essential Oil Lemon itu merupakan salah satu dari banyaknya jenis Minyak Atsiri yang mempunyai aroma khas yang dapat membuat tubuh menjadi rileks dan tenang. Dan selain itu juga memiliki banyak khasiat yang bagus untuk kesehatan.

Nah, pembuatan Minyak Atsiri itu juga beragam nih Sobat, mulai dari Pengepresan, Ekstrasi, dan yang paling umum dilakukan yaitu menggunakan Metode Penyulingan. Metode Penyulingan ini menggunakan alat destilasi minyak atsiri, dan juga beberapa alat dan bahan pendukung pembuatan Minyak Atsiri.

Lalu untuk membuat Essential Oil Lemon itu bagaimana si? Yuk dari pada bingung, simak terus cara pembuatannya, dan bisa dicoba nih Sobat!

Cara Membuat Essential Oil Lemon

Proses Pembuatan Minyak Esensial Lemon

Cara Membuat Essential Oil Lemon pun bervariasi, tetapi umumnya membuat Minyak Atsiri itu menggunakan metode Penyulingan atau Destilasi. Nah, metode ini menggunakan alat destilasi minyak atsiri.

Dan berikut ini 3 cara yang bisa dilakukan membuat Minyak Esensial Lemon untuk bisa merasakan manfaat Minyak Lemon :

MENGGUNAKAN MINYAK ZAITUN

Alat dan Bahan :

  • Lemon segar, usahakan organik.
  • Wadah yang tertutup rapat, bisa mangkuk atau toples kaca.
  • Wadah kaca atau botol kaca warna gelap
  • Minyak zaitun murni
  • Parutan

Langkah-Langkah :

  1. Cuci bersih buah lemon, setelah dicuci keringkan.
  2. Kemudian, kupas kulit lemon jangan sampai terkena bagian putihnya.
  3. Setelah dikupas, parut kulit lemon sebanyak beberapa sendok makan.
  4. Selanjutnya masukkan kulit yang telah diparut kedalam sebuah wadah.
  5. Jika Sobat menggunakan Lemon Peel Powder, pastikan bahan yang digunakan lemon kering.
  6. Masukkan minyak zaitun kedalam wadah hingga benar-benar parutan kulit terendam sempurna.
  7. Kemudian tutup rapat mangkok tersebut, dan diamkan minimal 2 minggu.
  8. Setelah itu, saringlah menggunakan penyaring yang halus, dan jangan sampaikan residu ikut tersaring.
  9. Selanjutnya, tuangkan minyak yang telah disaring kedalam botol kaca yang gelap. Dan Minyak Lemon telah siap untuk digunakan sehari-hari.

DENGAN MINYAK KELAPA

Alat & Bahan :

  • 3-4 buah lemon, usahakan organik juga.
  • Minyak Kelapa.
  • Wadah
  • Panci kecil
  • Botol untuk menyimpan berwarna gelap.

Langkah-Langkah :

  1. Cuci bersih buah lemon, kemudian keringkan.
  2. Kupas lemon jangan sampai terkena bagian putihnya.
  3. Letakkan kulit lemon dalam panci yang kecil. Kemudian tuangkan minyak kelapa, hinga kulit benar-benar terendam.
  4. Kemudian nyalakan api, dari kedil ke sedang. Didihkan selama 5 menit.
  5. Jika sudah, angkat panci dan diamkan selama berapa jam supaya lemon terserap dalam minyak.
  6. Jika sudah, saring dan masukkan dalam botol yang kedap udara untuk disimpan.
  7. Penyimpanan cukup simpan di kulkas.

TANPA DIREBUS

Alat & Bahan :

  • 3-4 buah lemon matang, usahakan organik. Kemudian cuci hingga bersih dan keringkan.
  • Siapkan minyak kelapa atau juga bisa dengan minyak almond.
  • Wadah kedap udara
  • Botol gelap untuk menyimpan

Langkah-Langkah :

  1. Kupas kulit lemon, jangan sampai terkena bagian putihnya.
  2. Masukkan kulit kedalam wadah yang kedap udara, kemudia tuangkan minyak sampai kulit benar-benar terendam.
  3. Letakkan campuran minyak tersebut didekat jendela yang terkena sinar matahari di pagi dan siang, dan kocoklah setiap hari.
  4. Diamkan selama kurang lebih 1-2 minggu.
  5. Jika sudah, saringlah minyak dan masukkan dalam botol gelap yang sudah disiapkan.
  6. Minyak Esensial siap digunakan setiap hari.

Membuat Essential Oil Lemon di dalam Stoples

Membuat Essential Oil Lemon di dalam Stoples
  1. Kumpulkan bahan terlebih dahulu, lemon segar, parutan, stoples, mason, etatnol.
  2. Kemudian cuci lemon hingga bersih, lalu kupas bagian kulitnya, proses ini perlu dilakukan dengan hati-hati, jangan sampai terkena bagian putih-putihnya, karena akan menjadi pahit.
  3. Lalu parut kulitnya, setelah selesai diparut kemudian keringkan kulitnya, dan jangan sampai kulit jeruk terlalu kering karena sebagian kandungan limoninnya akan hilang.
  4. Selanjutnya giling kulit jeruk ke food processor dan hancurkan sampai konsistensinya kasar.
  5. Lalu hangatkan etanol, suhu kira-kira 32 derajat celcius, rendam selama 20 menit.
  6. Kemudian, rendam kulit jeruk dengan etanol sampai benar-benar terendam dan kocok beberapa saat, dan diamkan selama 2–3 hari. Selama menunggu, bisa kocok kuat dan didiamkan lebih kama, karena dengan itu jumlah minyak essensial yang diperoleh nanti akan semakin banyak.
  7. Setelah itu, saring campuran dan jangan sampai residu ikut tersaring.
  8. Lalu jika sudah, biarkan alkohol menguap, setelah sepenuhnya menuap masukkan sisa minyak ke wadah atau botol kaca gelal dan tertutup rapat.

Dan itulah Cara Membuat Essential Oil Lemon Sobat. Silahkan bisa dicoba masing-masing dirumah.

Kandungan Essential Oil Lemon

Kandungan Essential Oil Lemon

Minyak Atsiri Lemon memang sudah lama dimanfaatkan sebagai baha lama untuk aromterapi dan juga penyembuhan beberapa gejala penyakit lainnya secara tradisional. Hal ini dipercaya karena memang lemon sendiri mengandung berbagai kandungan dan juga nutrisi alami.

Berdasarkan dari penelitian dan juga data anekdotal, berikut ini kandungan yang ada didalam Minyak Esensial Lemon:

  • Antibakteri
  • Agen pelembap alami
  • Antijamur
  • Detoksifikasi
  • Agen pembersih alami
  • Antiseptik
  • Desinfektan
  • Aromaterap
  • Astringen
  • Hiperpigmentas

Karena memang memiliki efek natural seperti yang diatas, Minyak Lemon juga dimanfaatkan sebagai salah satu pengobatan yang dinamakan Ayurvedic selama kurang lebih dari seribu tahun untuk mengatasi beragam kondisi kesehatan.

Cara Penggunaannya

Untuk cara penggunaanya juga beragam dan sama seperti jenis Minyak Atsiri lainnya. Bisa dengan cara dihirup, disemprot, dioleskan, atau juga bisa dengan menggunakan alat khusus yaitu diffuser.

Tetapi jika ingin menggunakannya, perlu diperhatikan bahwa untuk mencampurkan Essential Oil Lemon dengan minyak pembawa (zaitun, jojoba, dan lain sebagainya). Karena Minyak Atsiri itu dibilang cukup keras, dan efeknya bagi yang tidak kuat dapat membuat kulit kemerahan, gatal, iritasi, dan berbagai macam ciri alergi lainnya.

Dan juga sebelum beli Minyak Atsiri juga perlu diperhatikan bahan, kandungannya, agar juga meminimalisir terjadinya efek samping yang negatif. Selain itu juga, sebelum penggunaan juga harus melakukan tes terlebih dahulu.

Misalnya dioleskan kebagian punggung tangan atau kaki, dan tunggu selama 24 jam. Jika tidak merasakan efek samping yang negatif seperti gatal, kulit kemerahan, ruam, dan lain-lainnya itu tandanya cocok untuk digunakan dikulit Sobat. Tetapi jika sebaliknya, maka segera hentikan pemakaiannya dan segera basuh dengan air.

Manfaat Essential Oil Lemon

Ada banyak sekali manfaat dari jenis Minyak Atsiri ini, dan berikut ini manfaat Essential Oil Lemon.

Mengatasi Gejala Stress & Depresi

Manfaat Essential Oil Lemon = mengatasi gejala stress dan depresi

Jenis Minyak Atsiri ini memiliki aroma yang sangat khas dari lemon, yang merupakan salah satu zat penenang alami, dan pastinya dapat membuat Sobat menjadi lebih rileks disaat menghirupnya. Dan secara otomatis, dapat meredakan perasaan cemas, kemudian stress dan juga lelah yang mungkin sedang dialami oleh Sobat,

Dilihat dari studi pada tahun 2016, Minyak Atsiri Lemon ini dapat membuat suasana hati Sobat dan juga dapat mengurangirasa kecemasan pada pasien yang telah melewati masa operasi ortopedi. Pada studi lainnya juga, Minyak Atsiri Lemon ini juga memiliki indikator yang positif untuk mengyrangi gejala depresi dan juga penghilang stress yang lebih efektif dibandingkan jenis Minyak Atsiri lainnya.

Meredakan Morning Sickness

Manfaat Essential Oil Lemon = meredakan Morning Sickness

Morning Sickness ini sudah umum terjadi pada saat ibu hamil. Hal ini terjadi pada pagi hari, dengan rasa mual bahkan muntah. Sebuah studi pada tahun 2014 melakukan penelitian yang dilakukan pada ibu hamil, dengan melakukan aropaterapi Jenis Minyak Atsiri ini, dan menyatakan bahwa setelah itu merasa lebih baikan hingga mengalami penurunan gejala mual dan muntah secara signifikan.

Menenangkan Pikiran.

Manfaat Essential Oil Lemon = untuk menenangkan pikiran

Bukan rahasia lagi nih Sobat, kalau jenis Minyak Atsiri ini memiliki aroma lemon yang dapat memberikan efek menenangkan pada tubuh kita. Minyak ini juga berpotensi membuat jiwa rileks, dan meredakan rasa cemas.

Membantu Mengatasi Masalah Pernapasan.

Manfaat Essential Oil Lemon = mengatasi masalah pernapasan

Jenis Minyak Atsiri ini mengandung antimikroba dan antioksidan, Minyak Lemon ini juga bersifat antiradang juga lhoo. Maka dari itu, lemon termasuk dalam Minyak Atsiri yang memiliki manfaat untuk mengatasi masalah pernapasan dan juga meningkatkan kekebalan tubuh.

Meredakan Rasa Nyeri.

Manfaat Essential Oil Lemon = meredakan untuk rasa nyeri

Efek dari antidepresan dan antistress alami dari minyak ini diyakini dapat berkontribusi untuk meredakan rasa nyeri. Sebuah riset yang ada terkait efek ini masih dilakukan, sehingga studi pada manusia tentu diperlukan untuk menguatkan khasiat minyak esensial lemon ini.

Membantu Melindungi Organ Tubuh.

Manfaat Essential Oil Lemon = untuk melindungi organ tubuh

Penggunaan minyak jenis lemon ini dipercaya dapat melindungi organ dalam, seperti hati dan ginjal, akibat penggunaan obat aspirin. Minyak Atsiri Lemon juga salah satu obat antinyeri dan antipembekuan darah.

Memiliki Sifat Antijamur

Manfaat Essential Oil Lemon = sifat antijamur

Minyak Lemon ini memiliki sifat antijamur, sehingga berpotensi untuk meredakan masalah jamur pada kulit kita. Menurut studi pada tahun 2017, mengatakan bahwa Minyak Lemon dalam melawan infeksi jamur tertentu, bahkan kutu air ketika dioleskan.

Kesehatan Kulit

Manfaat Essential Oil Lemon = untuk kesehatan kulit

Selain baik digunakan untuk gejala kehamilan seperti terjadinya mual dan muntah.

Manfaat Minyak Lemon yang lainnya yaitu dapat memelihara kesehatan kulit. Sifat antioksidan dari Minyak Lemon dapat membantu mengurangi kerusakan jaringan pada kulit yang disebabkan oleh radikal bebas.

Disamping itu, lemon juga dipercaya mempunyai sifat anti penuaan yang dapat membuat kulit lebih kencang dan awet muda. Seperti yang dimuat dari Jurnal Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine tentang sifat dari antimikroba pada minyak esensial, lemon itu termasuk salah satu minyak yang dapat membantu mengobati masalah kulit. Entah lecet/luka, gigitan serangga, kulit berminyak, selulit.

Akan tetapi, sangat disarankan untuk mengoleskan Minyak Atsiri Lemon langsung ke kulit/tubuh, karena dapat menyebabkan iritasi/alergi. Maka dari itu, bisa diatasi dengan mencampurkan terlebih dahulu bersama minyak pembawa (zaitun jojoba, dll), sebelum mengoleskannya.

Mengatasi Jerawat.

Manfaat Essential Oil Lemon = mengatasi jerawat

Terdapat dua kandungan alami dari Minyak Lemon, yaitu astringen dan antimikroba, yang dipercaya dapat mengatasi jerawat secara efektif. Kandungan astringen ini berperan untuk membersihkan sel-sel kulit mati, membuka pori-pori tersumbat, dan juga mencegah hiperpigmentasi dari jerawat.

Menyembuhkan Luka.

Memiliki kandungan vitamin C, efek antimikroba, antioksidan yang dapat berperan untuk menyembuhkan jaringan luka lebih cepat, mencegah infeksi, dan juga membersihkan kulit. Sebagian orang bahkan menyimpan Minyak Lemon dalam kotak PK3 untuk membersihkan luka.

Melancarkan Pencernaaan

manfaat minyak atsiri lemon = melancarkan pencernaan

Salah satu sebuah studi pada tahun 2019 menemukan bahwa Minyak Esensial Lemon ini mengandung gas gastro terhadap perut lambung yang dapat  mengurangi gejala gastritis pada tikus. Studi lainnya juga menyebutkan bahwa minyak ini dapat berkerja lebih baik mengatasi sembelit pada orang.

Mengurangi Minyak Berlebihan.

Hasil gambar untuk cara mengurangi minyak berlebih di wajah

Lemon sendiri sudah terbukti dapat mengurangi produksi minyak yang berlebihan pada kulit wajah. Gunakanlah jika Sobat ingi tampil dengan bebas mengkilap.

Memperkuat Kuku.

Manfaat Minyak Atsiri Lemon yang dapat memperkuat kuku

Untuk kuku Sobat yang kering, kusam, kasar, berwarna kekuningan, bisa diatasi dengan campuran olive oil dengan perasan lemon, lalu gosok secara perlahan di kuku Sobat.

Meningkatkan Kosentrasi

Manfaat Essential Oil Lemon = Meningkatkan Konsentrasi

Sebuah studi pada tahun 2014 menunjukan bahwa siswa yang belajar pada ruangan kelas dengan aromaterapi minyak lemon dapat hasil lebih baik dalam ujiannya. Kemudian juga, studi kecil pada tahun 2008 menyimpulkan bahwa manfaat Minyak Lemon yaitu dapat meningkatkan fungsi kognitif dari pasien Alzheimer.

Pemutih Gigi.

Manfaat Essenstial Oil Lemon = gigi sehat putih

Campurkan baking soda dengan lemon yang sudah diperas. Kemudian oleskan pada gigi Sobat dengan sikat gigi, kemudian beilas hingga bersih.

Mengobati Sariawan.

Manfaat Essential Oil Lemon = untuk mengobati sariawan

Untuk mengobati sariawan, gunakanlah beberapa tetes perasan lemon atau Minyak Atsiri Lemon diatas sariawan Sobat agar lebih cepat pulih.

Memperindah Bibir.

manfaat minyak atsiri lemon = memperindah bibir

Gunakanlah perasaan lemon sebelum tidur dan langsung dibilas ketika sudah bangun tidur. Hal ini dapat menghilangkan kulit mati dan kering. Tetapi jika kulit bibir Sobat sedang luka, sebaiknya jangan gunakan ya!

Membantu Melindungi Tubuh.

Memiliki efek yang melindungi tubuh dengan cara melawan dan memurnikan zat-zat yang berbahaya didalam tubuh. Minyak Lemon juga memiliki efek detoksifikaasi untuk membersihkan tubuh dari pantogen berbahaya, yang nantinya mungkin akan menyerang organ tubuh.

Itulah mengenai bagaimana Cara Membuat Essential Oil Lemon dan juga beberapa tambahan topik yang dapat menambah wawasan Sobat semuanya. Untuk artikel lainnya silahkan Sobat bisa kunjungi Minyak Esensial Lemon dan juga Jenis Minyak Atsiri.

Sekian deh dari penulis yang kece, mohon maaf ya apabila didalam artikel ini terdapat kekurangan atau kesalahan. Jika ada saran atau kritik yang dapat membangun penulis silahkan bisa disampaikan melalui laman komentar chat yang ada dibawah.

Dan juga jangan lupa untuk share artikel ini sebanyak-banyaknya kepada Sobat yang lainnya. Yuk saling berbagi ilmu!

Terima Kasih dan sampai jumpa esok!

Cara Menyuling Minyak Sereh

Cara Menyuling Serai Wangi dengan Mudah dan Peluang Usahanya.

Hallo Sobat semuanya!

Terima kasih sudah mengunjungi artikel yang ada di website ini. Semoga dengan adanya artikel pada situs website ini dapat membantu apa yang sedang dicara Sobat.

Nah, pada kesempatan kali ini, penulis kece mau membagikan sesuatu nih mengenai Cara Menyuling Serai Wangi. Gimana ya proses nya? Yaudah yuk kita langsung aja, tapi sebelum masuk ke tahap penyulingan, kita simak dulu yuk mengenai Apa si itu Minyak Atsiri Sereh?

Minyak Atsiri Sereh

Hasil gambar untuk minyak serai

Minyak Sereh Wangi merupakan salah satu dari banyaknya jenis Minyak Atsiri. Sumber-sumber Minyak Atsiri yang baru akan terus digali. Yang dimana, salah satu jenis Minyak Atsiri yang sangat menjajikan ada minyak jenis ini.

Serai Wangi atau juga Cymbopogon nardus. L merupakan salah satu jenis tanaman penghasil Minyak Atsiri yang sudah cukup lama berkembang. Hasil dari penyulingan yang didapatkan dari minyak ini yaitu diperoleh dari bagian daunnya, yang dalam dunia perdagangan sering dikenal dengan nama Citronella Oil.

Cara Penyulingan Minyak Atsiri Sereh.

Minyak Atsiri umumnya diproses menggunakan metode penyulingan atau destilasi. Yang dimana menggunakan alat destilasi minyak atsiri.

Nah, metode penyulingan juga terdapat 3 sistem dan juga pembagian menurut prosesnya, dan lain sebagainya. Berikut ini Cara Menyuling Minyak Serai Wangi :

3 Cara Menyuling Sereh Wangi.

Air / Water Distillation

Image for post

Cara menyuling serai wangi bisa dilakukan dengan metode penyulingan dengan sistem air ini merupakan yang paling mudah diantara metode yang lainnya. Nah pada metode ini, bahan tanaman (serai) dimasukkan kedalam ketel suling yang sudah berisi dengan air, sehingga bahan baku daun serai bercampur dengan air.

Metode ini relatif sederhana, demikian juga dengan bahan, untuk ketel pun mudah didapat. Dan beberapa penyuling bahkan dapat memanfaatkan drum bekas oil, minyak tanah, drum bekas aspal untuk digunakan sebagai ketel.

Perbandingan air dan bahan baku harus seimbang. Bahan baku dimasukkan dan dipadatkan, selanjutnya tutup rapat, ketel jangan sampai ada celah untuk uap keluar. Uap yang hasil, perebusan air dan bahan dialirkan melalui bahan kemudian dialirkan melalui pipa menuju ketel kondesator yang mengandung air dingin, sehingga terjadilah pengembunan.

Kelemahan dari metode ini jika bahan berbentuk tepung atau bunga-bungaan yang membentuk gumpalan jika terkena panas yang tinggi. Selain itu juga, karena dicampur menjadi satu, waktu penyulingan menjadi lama dn jumlah minyak yang dihasilkan menjadi relatif sedikit.

Air dan Uap / Water and Steam Distillation

Image for post

Cara menyuling serai wangi dengan sistem ini dikenal juga dengan sistem kukus. Prosesnya yaitu bahan (serai) diletakkan pada ayakan atau saringan yang terletak beberapa centi diatas permukaan air. Metode ini menggunakan uap tekanan rendah, dibandingkan dengan sistem penyulingan air, perbedaannya terletak pada pemisahan bahan dan air. Untuk penempatan masih dalam satu ketel, prosesnya air dimasukkan kedalam ketel hingga1/3 bagian. Lalu bahan dimasukkan kedalam ketel sampai padat dan pastinya tertutup rapat.

Saat proses perebusan dan air mendidih, uap yang terbentuk akan melewati saringan dan celah-celah bahan. Minyak Atsiri yang ada di bahan ikut bersama uap panas melalui pipa menuju ketel kondensator. Kemudian uap dan minyak akan mengembun ditampung dalam tangki pemisah. Keuntungan dari metode ini adalah uap yang masuk terjadi secara merata kedalam jaringan bahan dan suhu dapat dipertahankan sampai 100 derajat celcius.

Uap / Steam Distillation

Image for post

Cara menyuling serai wangi untuk sistem ini menggunakan tekanan uap yang tinggi, dan tekanan uap yang dihasilkan lebih tinggi daripada tekanan udara luar. Air sebagai sumber uap panas terdapat dalam “boiler” yang terpisah dalam penyulingan. Bahan yang cocok menggunakan sistem ini yaitu seperti kayu, kulit batang, biji-bijian yang relatif keras. Dan perlu diperhatikan, jika minyak dalam bahan diperkirakan sudah habis, maka tekanan uap perlu diperbesar lagi dengan tujuan menyuling komponen kimia yang bertitik didih lebih tinggi.

A. Perakitan Alat Destilasi Sederhana

Alat :

  • Baskom
  • Panci
  • Selang
  • Lem
  • Kawat
  • Es batu
  • Alat pelubang baskom

Jika tidak ingin membuat alat destilasi, bisa saja mencari alat di toko mesin, bahkan bisa dibeli lewat online dengan terpercaya, cek disini.

Cara Kerja :

  1. Langkah pertama, buatalah lubang pada bagian kiri dan kanan baskom
  2. Kemudia, masukkan selang kedalam baskom yang sudah dilubangi
  3. Isilah dengan air dan es batu pada baskom sebagai kondensator
  4. Masukkan selang di tutup panci yang sudah dilubangi jika kurang kuat dapat di lem dan diberi kawat
  5. Letakkan sarangan dalam panci
B. Pembuatan Minyak Sereh
3 Langkah Membuat Minyak Serai dengan Mudah | Pak Tani Digital
Bahan :
  • Tanaman sereh

Alat :

  • Destilasi sederhana
  • Pisau
  • Alu dan lumpang
  • Botol penampung destilat
  • Timbangan digital
  • Kompor

Cara Kerja :

  1. Cucilah terlebih dahulu sereh wangi, potong sekitar 1 cm dan keringkan dengan cara dianginkan
  2. Timbang sereh yang telah dikeringkan, dan tumbuk hingga mengeluarkan aroma yang wangi
  3. Isi air dibawah sarangan
  4. Pindahkan sereh yang sudah ditumbuk ke atas sarangan dan taruh diatas kompor
  5. Botol destilat diletakkan pada bagian keluarnya minyak sereh
  6. Hidupkan kompor dan tunggu hingga destilat tertampung pada wadah kering
C. Identifikasi Kemurnian Minyak Sereh

Bahan :

  • Minyak sereh

Alat :

  • Timbangan digital
  • Botol penampung destilat atau minyak sereh
  • Gelas ukur

Cara kerja :

  1. Timbang botol destilat yang kosong (berat botol kosong tanpa tutup)
  2. Timbang botol yang sudah berisi destilat (berat botol destilat)
  3. Kemudian hitunglah berat pada minyak atsiri dengan total = berat botol destilat – berat botol kosong tanpa tutup
  4. Ukur volume minyak sereh dengan gelasukur
  5. Selanjtnya, hitung rendemen = (berat minyak atsiritotal/berat sereh mula-mula) x 100%
  6. Hitung massa jenis minyak sereh = berat minyak atsiri total/ volume minyak sereh
  7. Bandingkan massa jenis minyak sereh yang diperoleh dengan massa jenis minyak sereh SNI = 0,880-0,922
  8. Catat waktu tetes pertama minyak
D. Cara Lain Penyulingan :

Dan berikut inilah cara menyuling serai wangi yang akan dilakukan :

  1. Langkah pertama masukkanlah air ke dalam alat suling secukupnya
  2. Masukkan serai ke dalam ketel suling, kemudian isolasi pinggirannya yang bertujuan untuk mencegah panas mengalir ke luar
  3. Setelah ditunggu beberapa saat, minyak atsiri akan terlihat mengalir menuju tabung pemisah

Standar Mutu Minyak Atsiri Serai.

Hasil gambar untuk minyak serai

Standar mutu dari Minyak Atsiri Sereh Wangi ini untuk kualitas ekspor dapat dianalisasikan berdasarkan dengan SNI 06-3953-1995. Menurut dari kriteria 9 fisi yaitu berdasarkan warna bobot jenis, indeks bias. Sedangkan dilihat secara kimia berdasarkan dari total geraniol dan sitronelal, kemudian kelarutan dalam etanol yang sekitar 80%.

Minyak Sereh Wangi tidak memenuhi syarat ekspor apabila kadar dari geraniol dan sitronelal rendah atau juga tidak mengandung bahan penuaan. Kadar yang rendah biasanya itu disebabkan oleh jenis tanaman sereh yang kurang baik, disamping itu juga pemeliharaan atau budidayan tanamnya kurang baik serta pengambilan umur tanamn sereh yang terlalu tua. Bahan-bahan tambahan yang terdapat dalam Minyak Sereh Wangi ini berupa lemak, alkohol, dan juga minyak tanah sering digunakan sebagai bahan pencampur ( Ketaren dkk., 1978 ). Minyak Sereh

15 Manfaat Minyak Atsiri Serai

Hasil gambar untuk minyak atsiri sereh

Nah, manfaat dari serai juga tidak kalah lho dari manfaat jenis Minyak Atsiri. Ada beragam manfaat yang didapat jika kita menggunakan Minyak Atsiri secara rutin. Pastinya juga manfaat yang didapat untuk kesehatan tubuh kita sendiri. Apa saja ya manfaat nya kira-kira? Dan inilah 15 Manfaat dari Minyak Atsiri untuk Kesehatan :

Mampu Membunuh Jamur.

Nyatanya, Minyak Sereh terbukti ampuh dalam membunuh jamur yang dapat menyebabkan kurap, bahkan hingga infeksi jamur pada daerah selangkangan. Wahh menakutkan sekali!

Jadi, para peneliti dalam sebuah studi itu percaya, bahwa setidaknya obat jamur itu harus memiliki ekstrak Minyak Sereh sebanyak kurang lebih 2,5% untuk bisa membuahkan hasil maksimal yang digunakan dalam menyembuhkan berbagai macam penyakit yang terjadi akbibat infeksi jamur.

Antibakteri dan Antijamur.

Serai digunakan sebagai salah satu obat alami yang dapat menyembuhkan luka, dan juga dapat membantu mencegah infeksi bakteri dan jamur. Kemudian juga, salah satu penelitian pada tahun 2010 itu menemukan bahkan Minyak Atsiri Serai itu efektif melawan berbagai bakteri yang resistan terhadap obat-obatan, seperti infeksi pada kulit, penumonia, infeksi darah dan juga usus.

Mencegah Peradangan.

Sobat pasti tahu kan, bahwa peradangan itu sangat berbahaya sekali, bahkan bisa membuat atau menimbulkan penyakit berbahaya lainnya yang dapat mengancam nyawa. Dalam sebuah riset menyatakan, bahwa Minyak Sereh yang mengandung kandungan citral itu ternyata dapat mencegah sebuah peradangan.

Dalam penelitian yang dilakukan pada hewan uji coba, Minyak Sereh yang diminumkan itu dapat mencegah peradangan yang dialami pada penyakit edema kaki. Bahkan, Minyak Sereh yang dioleskan juga mampu mencegah peradangan pada edema telinga yang diderita oleh seekor tikus.

Namu, karena manfaat ini baru di uji cobaka pada seekor hewan, sebaknya jika Sobat ingin mencobanya tetap berkonsultasi dengan dokter agar tidak menimbulkan efek negatif atau alergi berbahaya bagi tubuh kita.

Kaya Antoksidan

Menurut salah satu penelitian pada tahun 2014 bahwa obat kumur Minyak Serai itu menunjukan kemampuan antioksidan yang cukup kuat. Hal ini sangat bermanfaat bagi penderita radang gusi dan juga masalah mulut lainnya. Dan juga dalam sebuah studi pada tahun 2015, serai sendiri terbukti memiliki sifat antioksidan yang kuat dan efektif dalam membersihkan radikal bebas, yang dilakukan dalam percobaan in vitro.

Mencegah Tukak Lambung.

Minyak Sereh ini juga dapat dipercaya sebagai salah satu obat herbal yang dapat mencegah tukak lambung. Dalam sebuah penelitian lagi yang dilakukan pada uji coba hewan, minyak jenis ini berhasil membuktikan kemampuannya dalam mecegah tukak lambung, yang dapat membuat atau menyebabkan sakit perut.

Mencegah Mual.

Memiliki aroma yang sangat menenangkan itu sehingga minyak jenis ini dapat mencegah mual. Ngga heran lagi nih, kalau banyak teh herbal yang memiliki kandunga sereh didalamnya.

Mengatasi Diare.

Menurut sebuah penelitian pada tahun 2006, Sereh ini dapat membantu memperlambat diare secara alami lhoo. Dengan menggunakan Minyak Sereh secara topikal pada perut dipercaya dapat mempu meredakan rasa sakit perut akibat diare.

Mengobati Varises.

Meskipun untuk penelitian terbatas, data teoritisnya menunjukan bahwa Minyak Atsiri Sereh ini dapat meningkatkan sebuah sirkulasi dan juga mengurangi pembengkakan. Yang pastinya ini dapat membantu meringankan kondisi seperti varises.

Caranya, Sobat bisa kompres hangat dengan cara merendam kain bersih dalam campuran lima tetes Minyak Atsiri Sereh dan juga satu liter. Terapkan kompres ini ke area yang terkena selama kurang lebih 15 menit saja.

Mengatasi Nyeri Sendi.

Citral yang terdapat pada Minyak Atsiri Serai itu dapat membantu meringankan rasa sakit, karena dapat mengurangi peradangan. Menurut sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2017 yang dicobakan pada orang dengan rheumatoid arthritis, Minyak Serai topikal dapat mengurangi rasa sakit pada radang sendi. Rata-rata, tingkat nyeri berkurang dari 80-50% dalam waktu 30 hari.

Membantu Tidur Nyenyak.

Memiliki efek yang menenangkan yang luar biasa untuk pikiran. Dari menurut sebuah penelitian Aljazair, Minyak Sereh ini memiliki efek yang sedatif. Minyak ini juga dapat membantu mengobati depresi.  Semua ini dapat membantu mengatasi bagi yang mempunyai masalah tidur dan membantu tidur menjadi lebih nyenyak.

Mengatasi Ketombe.

Dalam studi 2015 menemukan bahwa Minyak Atsiri ini dapat membantu melawan ketombe. Penelitian juga menunjukan bahwa penggunakan Minyak Sereh ini sebagai tonik rambut yang digunakan dua kali sehari selama 14 hari ini, dapat menunjukan penurunan ketombe yang signifikan.

Cegah Peradangan.

Minyak Serai telah diteliti bahwa mampu dapat mengatasi peradangan yang terjadi pada kulit. Salah satu studi pada tahun 2-14 menunjukan bahwa Minyak Atsiri Serai memiliki afek antiinflamasi yang cukup kuat pada tikus dengan infeksi jamur. Peradangan kronis juga diduga dapat menyebabkan banyak masalah pada kesehatan. Ini juga termasuk radang sendiri penyakit kardiovaskular, dan bahkan kanker. Kemudian juga serai itu mengandung citral, senyawa anti-inflamasi.

Menurunkan Tekanan Darah Tinggi.

Minyak Sereh ada bahan alami yang cukup populer dan sering digunakan untuk memijat, apalagi aromanya bisa membuat tubuh menjadi rileks. dan ternyata, efek dari Minyak Sereh yang digunakan untuk memijat ini dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi.

Mengatasi Kolesterol.

Serai secara tradisional itu dapat digunakan untuk mengobati kolesterol yang tinggi, dan juga mengelola penyakit jantung. Sebuah studi pada tahun 2007 itu menemukan bahwa Minyak Serai itu secara signifikan dapat mengurangi kolesterol pada hewan tikus. Dan dengan berbagai penelitian yang dilakukan telah menunjukan bahwa mengkonsumsi Minyak Serai itu dapat mempertahankan kadar trigliserida yang sehat dalam tubuh, sehingga dapat menurunkan kadar kolesterol jahat. Namun, diperlukan studi lanjut pada manusia masih diperlukan.

Meredakan Sakit Kepala.

Dalam sebuah penelitian, aroma dari Minyak Sereh ini mampu mencegah sakit kepala. Sebab, komponen eugenol yang dimiliki Minyak Sereh ini dianggal memiliki kemampuan yang sama dengan aspirin.

Eugenol yang dikandung Minyak Sereh dipercaya juga bisa mencegah trombosit yang menggumpal. Dan tidak hanya ini, eugenol juga bisa membantu tubuh untuk melepaskan sebuah hormon kebahagiaan, yaitu serotonin.

Potensi Minyak Serai Wangi.

Hasil gambar untuk serai wangi

Minyak Serai Wangi merupakan salah satu komoditi Minyak Atsiri yang sangat prospetif. Dimana, permintaan Minyak Atsiri Sereh Wangi ini cukup tinggi dan juga harganya stabil serta cenderung meningkat. Dan uniknya, pembudidayaan yang dilakukan itu tidak terlalu rumit, serta juga tanaman ini dapat hidup dilahan marginal, bahkan juga lahan bekas tambang.

Peranan dari komoditas ini sangat besar sebagai sumber devisa dan juga pendapatan petani, serta penyerapan tenaga kerja. Yang dimana juga, Minyak Serai Wangi ini sebagai salah satu tanaman yang dapat dijadikan bahan dasar sabun, obat anti nyamuk, parfum, kosmetik, pestisida bahkan juga bahan dasar bio aktid, yang bisa bermanfaat untuk penghematan bahan kabar kendaraan.

Salah satu Direktur KEMENTAN, Kasdi Subagyono menerangkan bahwa komoditas dari serai wangi itu tak hanya mempunyai banyak manfaat, tetapi juga peluang usahanya sangat menjajikan. Dan saat ini, Indonesia merupakan pemasok Minyak Serai Wangi kedua setelah RRC.

Dan juga mengungkapkan, sudah banyak di daerah-daerah yang memanfaatkan tumbuhan ini. Salah satunya di provinsi Sumatra Barat, Minyak Serai Wangi itu telah dikembangkan secara home industri, yaitu berupa pembersih lantai, sabun untuk mandi dan cuci tangan, bahkan juga sebagai minyak oles.

Di beberapa provinsi lainnya seperti Sumatera Selatan dan juga Lampung seperti mengembangkan home industri Serai Wangi. Misalnya saja seperti sabun untuk cuci tangan, sabum mandi, minyak telon serta kebutuhan rumah tangga lainnya.

Ngga hanya itu juga nih Sobat. tanaman Serai Wangi juga telah dimanfaatkan sebagai tanaman konservasi pada lahan kritis, baik untuk penghijauan pada lahan-lahan yang terkena erosi, maupun juga reklamasi pada lahan bekas tambang atau gambut.

Peluang Usaha Minyak Serai Wangi.

peluang usaha minyak serai wangi

Usaha Sereh Wangi itu sangat menguntungkan, karena tidak ada limbah yang dibuang. Selain itu budidayanya juga mudah untuk dilakukan. Sobat bisa memulainya dengan membeli bibit sereh wangi dengan harga kurang lebih Rp 500/batangnya, kemudian ditanama  per batang/lubang. Selama 6 bulan pertama bisa dipanen, setelah itu setiap 3 bulan sekali sereh wangi bisa dipanen lagi.

Budidaya sereh wangi pada umumnya itu sama seperti pertanian konvensional yang lainnya. Bedanya sereh wangi lebih mudah. Sekali tanam itu bisa untuk 8-10 tahun masanya, sedangkan untuk panen pertama dimulai pada 6 bulan awal dan untuk bulan berikutnya 2,5-3 bulan sekali dapat dipanen kembali.

Kemudian di alokasikan atau distribusikan kepada beberapa perusahaan sebagai bahan baku produksi. Dan memproduksi minyak tersebut sesuai dengan kebutuhan pasar. Target dari penyulingan ini kedepannya adalah dapat mengirimkan atau menditribusikan hasilnya menuju pasar ekspor dengan negara tujuan seperti Amerika dan Spayol.

Dan juga sudah banyak perusahaan yang menggunakan Minyak Serai Wangi sebagai bahan baku industri dalam rumah tangga seperti sabun atau juga produk bermanfaat yang lainnya.

Penutup

Itulah mengenai Cara Menyuling Serai Wangi, dan beberapa topik lainnya. Untuk artikel lainnya silahkan Sobat bisa mengunjungi Minyak Atsiri Sereh dan juga Jenis Minyak Atsiri lainnya.

Sekian dari penulis kece, mohon maaf jika ada saran atau kritik yang membangun penulis silahkan bisa disampaikan melalui laman komentar yang ada dibawah.

Dan juga, jangan lupa untuk share artikel ini sebanyak-banyaknya agar Sobat yang lain juga mengetahuinya. Yuk saling berbagi ilmu!

Terima Kasih, dan sampai jumpa esok!