Gitar Akustik Alat Musik Populer

Gitar akustik adalah salah satu alat musik paling populer di dunia saat ini. Dari zaman dahulu hingga sekarang, gitar akustik tetap menjadi instrumen yang paling terkenal.

Mudah dibawa-bawa dan suara khas yang dihasilkan alat musik ini membuatnya populer di kalangan musisi pro dan amatir. Secara luas, permainan gitar akustik sering terdengar di dalam musik pop, folk, country, blues, rock, jazz, hingga klasik dan flamenco.

Sejauh ini, gitar akustik merupakan instrumen pilihan paling populer di kalangan musisi pemula. Gitar ini paling sering dimainkan dengan gaya memetik dan strumming. Banyak lagu-lagu populer saat ini “ditulis” dengan menggunakan gitar akustik. Alat musik ini adalah wahana yang digunakan oleh sebagian besar musik tempo dulu dan sekarang, didengarkan dan disebarkan ke seluruh dunia.

gitar akustik

Akustik adalah inti dalam musik folk, musik tradisional tempo dulu, dan bahkan country blues. Gitar akustik telah menjadi alat musik “semua orang” selama bertahun-tahun dan pada dasarnya adalah keturunan dari gitar klasik, yang dalam bentuknya saat ini telah ada selama lebih dari 100 tahun. Perbedaan utama antara gitar akustik dan gitar klasik adalah akustik dirangkai dengan senar baja, sedangkan yang klasik dirangkai dengan senar nilon.

Senar pada gitar akustik biasanya lebih tebal; oleh karena itu kurang fleksibel dan sedikit lebih keras di jari saat memainkan akord bar. Gitar akustik benar-benar instrumen ajaib karena mampu menghidupkan suasana di lounge, cafe dan tempat tongkrongan.

Gitar akustik adalah instrumen yang tak tertandingi sebagai pemancar kepribadian: setiap gitaris handal pasti punya ciri khasnya sendiri. Hal tersebut membuat gitar akustik sebagai salah satu instrumen paling sukses sepanjang masa, dan juga salah satu alat musik yang paling sederhana untuk dipelajari dan dimainkan.

Gitar akustik tidak memerlukan amplifikasi elektronik untuk menghasilkan suara. Jika kamu ingin belajar bermain gitar, mulailah dengan gitar akustik. Dengan gitar akustik kamu akan lebih fokus pada dasar-dasar membuat suara yang tepat tanpa gangguan tombol-tombol, amplifier, seperti yang ada di gitar listrik.

Ketika kamu baru memulai, ketahui gitar mana yang tepat untuk kamu. Jika kamu memilih untuk belajar bermain gitar akustik, pastikan kamu pilih sendiri gitarnya. Gitar yang nantinya kamu pilih harus benar-benar menarik di mata kamu, terasa nyaman dan bisa “menggoda” kamu untuk selalu memainkannya. Jangan terburu-buru, luangkan waktu untuk berkeliling mencari gitar yang tepat untuk kebutuhanmu. Waktu dan kesabaran akan menghasilkan gitar yang benar-benar sesuai untuk kamu.

Gitar yang Cocok Bagi Pemula

Halo kawan, di artikel ini, kita akan membahas tentang pertanyaan kontroversial yang sudah sering kali ditanyakan sejak dulu. Gitar apa yang baik untuk gitaris pemula?

Masalahnya, jika kamu mencari jawaban atau feed back atas pertanyaan tadi di internet, yang bakal kamu temukan hanyalah para penjual gitar yang menyarankan untuk membeli gitar-gitar kelas atas.

Apakah kamu perlu gitar terbaik untuk gitar pertamamu? Jawaban simpelnya adalah tidak. Sama seperti waktu kamu membeli mobil pertamamu. Kamu tentunya ingin yang terbaik, tapi kamu tahu bahwa seharusnya kamu hanya butuh membeli sesuatu yang cocok untuk pemula. Dengan begitu, jika kamu menabrakannya, atau dalam kasus ini memutuskan untuk berhenti bermain gitar, kamu tidak akan terlalu rugi.

Di bawah ini adalah daftar pro dan kontra untuk gitar akustik dan listrik. Kamu harus mengulas daftar ini sebelum kamu memutuskan untuk membeli gitar. Dengan begitu, kamu akan bisa memilih mana yang terbaik untukmu.

gitar

Gitar Akustik vs Gitar Listrik

Plus poin untuk gitar akustik

1. Bisa dimainkan di mana saja, tidak butuh listrik.

2. Harganya lebih murah dan tidak membutuhkan peralatan tambahan.

3. Cocok untuk mereka yang suka memetik gitar.

Negatif poin untuk gitar akustik

1. Senarnya lebih sulit ditekan ketimbang gitar listrik. Kemungkinan kamu akan merasa tidak nyaman.

2. Suaranya tidak terlalu keras. Jika kamu bermain dalam band, suara gitar kamu akan sulit terdengar.

3. Tidak bisa menirukan suara gitar listrik

4. Lebih sulit digenggam dan tidak senyaman gitar listrik

5. Tingkat penyesuaian yang terbatas. Tidak bisa melakukan penyesuaian pada bridge dan intonasi.

6. Stangnya lebih lebar, menyulitkan mereka yang memiliki telapak tangan kecil.

7. Lebih rentan terhadap perubahan cuaca. Gitar akustik mudah terpengaruh akibat tingkat kelembaban, suhu panas dan dingin.

Plus poin gitar listrik

1. Senarnya lebih mudah ditekan.

2. Bisa dimainkan dengan bermacam-macam volume dan bisa dimainkan dengan menggunakan headphone.

3. Kamu akan sering memainkannya, apalagi jika kamu tergabung dalam band.

4. Bisa disesuaikan dengan style kamu.

5. Stang yang lebih kecil memudahkan dalam memainkan beragam akord.

6. Kamu bisa memainkannya dalam style yang berbeda.

7. Bodinya lebih ramping, nyaman untuk dipegang.

Negatif poin gitar listrik

1. Harus memiliki ampli dan kabelnya.

2. Harus ada sumber listrik untuk menyalakan amplinya.

3. Lebih banyak perintilan yang berpotensi rusak.

4. Butuh budget besar di awal.

Gitar yang baik untuk pemula – Baru vs Bekas

Terlepas dari jenis gitar yang ingin kamu beli, kami sarankan untuk selalu membeli gitar yang baru. Jika kamu membeli gitar bekas, ada kemungkinan gitar yang kamu beli tidak terawat dengan baik oleh pemilik sebelumnya.

Berikut ini potensi masalah yang bisa kamu dapatkan dari gitar bekas: stang / neck yang bengkok, fret-nya sudah usang, kabel sudah tidak berfungsi, bodi yang kurang mulus, dan masih banyak lagi.

Apa yang perlu kamu cek sewaktu membeli gitar

1. Periks stang atau neck gitar. Cara yang paling simpel adalah dengan meletakan gitar pada posisi berdiri dan keker stangnya dari atas. Pastikan jarak di antara senar dan neck sama dari atas hingga ke bawah papan fret.

2. Ketahui ukuran gitar yang cocok untuk kebutuhanmu. Ada 3 jenis ukuran: kecil, sedang, dan full size. Ukuran gitar biasanya ditentukan dari panjang neck. Gitar dengan ukuran kecil cocok digunakan oleh mereka yang berumur 5 hingga 9 tahun. Untuk ukuran sedang, bisa digunakan oleh mereka dengan rentang umur 9 hingga 13 tahun. Nah, gitar berukuran full size cocok untuk mereka yang berumur 13 tahun ke atas.

3. Pastikan bagian bridge dan truss rod masih bisa disesuaikan. Dua komponen tersebut penting untuk dicek. Jika bridge dan truss rod tidak bisa disesuaikan, kamu akan mengalami masalah ketika nantinya kamu ingin memasang senar dengan ukuran berbeda.

4. Jika kamu membeli gitar listrik, pastikan gitar dan ampli-nya mengeluarkan suara yang baik.

5. Mainkan gitarnya untuk memastikan kamu nyaman dengan gitar tersebut.

Dari pengalaman pribadi, saya bisa bilang gitar Fender Squire Strat cocok bagi mereka yang masih pemula, dan sangat fleksibel untuk bermacam-macam style. Saya sudah bermain gitar selama 9 tahun dan saya masih memiliki gitar tersebut. Nah, semoga kamu bisa menemukan gitar yang cocok untuk kebutuhanmu. Untuk toko alat musik terbaik di Jakarta, kamu bisa coba kunjungi melodiamusik.com di bilangan Pondok Indah.