Asal Pemainan Congklak yang Terkenal HinggaAsia Dan Afrika

Asal Pemainan Congklak yang Terkenal HinggaAsia Dan Afrika

Mungkin dari sebagian kita pernah memiliki ingatan ketika bermain permainan ini titik permainan yang kita mainkan bersama teman-teman saat sore hari sebelum kita mengenal kecanggihan teknologi saat ini khususnya gadget. Permainan-permainan inilah yang membuat kita menjadi lebih dekat dengan teman-teman kita. Misalkan permainan lompat tali, gobak sodor,  sampai permainan dakon atau congklak. Mungkin menurut kamu permainan dakon dan congklak itu berasal dari Jawa atau Indonesia tapi ternyata permainan ini bukan murni dari Indonesia. atau bisa dibilang bukan berasal dari Indonesia melainkan dari luar Indonesia. Selain dari mana permainan ini berasal, ada juga fakta menarik yang harus kita bahas kali ini.

Ada seorang antropolog yang bernama James danandjaja yang pernah menyebutkan bahwa permainan congkak ini tersebar luas di benua Asia dan Afrika. sehingga persepsi kita yang menyebutkan bahwa permainan congklak ini berasal dari Jawa itu kurang tepat. Ada yang berkata bahwa kebudayaan Islam membawa congklak ini ke negara-negara yang berbeda seperti Sri Lanka yang menyebut congklak dengan canka, atau di semenanjung Melayu yang menyebut conkak, di Filipina yang disebut dan cunkayon, dan di Afrika yang disebut dengan mankala.

Selain perbedaan agama di negara yang berbeda, bentuk wadah biji yang dipakai dalam permainan congklak ini juga berbeda-beda titik di Indonesia wadahnya ada 87 yang kecil dan 1 yang besar. menurut Zaini Alif, yang merupakan seorang peneliti permainan di Bandung jumlah lubang di permainan ini itu menunjukkan jumlah hari dalam seminggu sedangkan di Afrika lubang yang digunakan itu ada 30 menandakan jumlah hari dalam sebulan.

Menurut sumber lain RA. Maharkesti, BA mengatakan kalau di masa Sultan Agung para prajurit itu itu mau memainkan congklak di sela-sela latihan perang. Sejak saat itulah congklak mulai dikenal di lingkungan Keraton. Mungkin dari sinilah permainan congklak menjadi terkenal berasal dari Jawa. Pada awalnya, biji dakon ini bisa berupa batu kerikil, batu asam, biji koro benguk, biji jagung, biji Tanjung, yang lainnya. pada awalnya tempat bermain ini pun juga menggunakan tanah yang dilubangi namun seiring berjalannya waktu dibuat dari kayu sawo atau kayu yang ringan dan bijinya diganti biji sawo kecik. Asal Usul Congklak

Dakon sebenarnya punya makna kata yang menunjukkan kalau permainan ini tidak ada yang menang dan tidak ada yang kalah titik menurut bahasa dakon berasal dari kata daku atau saya. Permainan ini justru beda dari permainan lain yang bersifat kompetitif. tujuannya hanya untuk hiburan dan hubungan timbal balik tinggi juga ada pemenang yang justru cenderung ilusi pemenang saja. permainan ini justru berbeda dengan konsep catur yang harus menentukan pemenangnya. Selain itu permainan ini juga mempunyai nilai dan mengasah kepribadian kita seperti hubungan timbal balik,  sportivitas kejujuran, penalaran, demokrasi, tanggung jawab, sifat terbuka, dan sifat kepatuhan. Wah ternyata permainan ini tidak hanya diciptakan untuk bermain saja namun juga ada kandungan nilai-nilai yang diselipkan di permainan itu.

Kalau kalian percaya tidak bawa congklak ini bukan kaya selesai Indonesia? Pernahkah kalian memainkannya saat kecil? Dan pernahkah kalian  sedikit bermain curang ketika bermain congklak?  Wah, jangan sampai ya kalau permainan ini tidak tersedia untuk siapa yang menang siapa yang kalah tetapi mengasah kita supaya jujur terbuka, dan menjaga hubungan timbal balik dengan partner kita.