Minyak Cengkeh Untuk Gigi

March 24, 2021 @ 3:07 am

Minyak Cengkeh Untuk Gigi :

Khasiat cengkeh tidak hanya digunakan sebagai bahan masakan, tetapi secara tradisional juga digunakan sebagai obat sakit perut dan pereda batuk berdahak. Selain itu, cengkeh juga sering digunakan sebagai obat sakit gigi, bahkan selama berabad-abad.

Bumbu asli Indonesia ini mengandung bahan aktif eugenol yang berfungsi sebagai pereda nyeri alami. Oleh karena itu, mengoleskan minyak cengkih pada gigi yang sakit dapat mengurangi rasa sakit. Setidaknya langkah ini bisa dicoba sebagai pertolongan pertama sampai Anda menemui dokter gigi.

Bagaimana Cengkih Dapat Membantu Mengatasi Sakit Gigi

Secara umum, kerusakan gigi dapat disebabkan oleh sisa makanan yang tersangkut di sela-sela gigi. Sisa makanan yang tersangkut di sela-sela gigi akan berangsur-angsur menumpuk dan menyebabkan timbulnya plak gigi. Akibatnya, gigi berlubang bisa terjadi. Biasanya gejala awal kerusakan gigi ditandai dengan nyeri saat mengonsumsi makanan manis dan minuman panas atau dingin.

Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa minyak cengkih mengandung senyawa eugenol yang dapat meredakan gejala sakit gigi. Selain itu, senyawa eugenol juga bersifat anti inflamasi, sehingga dapat meredakan peradangan pada gigi. Cengkeh juga mengandung sifat antibakteri, antijamur, dan antioksidan. Karena efek tersebut, salah satu khasiat cengkih dipercaya dapat meredakan gejala sakit gigi.

Namun, hingga saat ini belum terdapat cukup bukti medis yang menunjukkan bahwa cengkeh efektif untuk mengobati sakit gigi, sehingga masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan keefektifan manfaat tersebut.

Cengkeh Sebagai Penanganan Sementara

Jika Anda mengalami sakit gigi, coba gunakan minyak cengkih sebagai pengobatan sementara. Caranya dengan menuangkan minyak cengkih ke dalam kapas kecil atau kapas, kemudian oleskan pada gusi dan gigi yang sakit.

Selain menggunakan cengkeh, Anda juga bisa mencoba sejumlah cara lain sebagai pengobatan awal sakit gigi, di antaranya:

• Berkumur dengan air hangat yang dicampur garam.

• Selain rutin menggosok gigi, Anda juga bisa membersihkan gigi dengan menggunakan benang gigi. Ini dilakukan agar sisa makanan di sela-sela gigi Anda bisa dibersihkan secara menyeluruh.

• Minum obat pereda nyeri, seperti parasetamol.

• Kompres dingin pada gusi bengkak, suhu dingin dapat mengurangi nyeri dan bengkak.

• Obat antiseptik yang mengandung benzocaine dapat dioleskan langsung ke gusi dan gigi. Namun, hindari mengaplikasikannya secara berlebihan. Hindari juga

berikan obat antiseptik yang mengandung benzokain kepada anak di bawah usia 2 tahun.

Bahkan setelah menggunakan khasiat cengkeh dan melakukan perawatan di atas, gusi dan gigi tidak lagi sakit, Anda tetap disarankan untuk memeriksakan gigi ke dokter gigi.

Bagaimana dengan efek samping cengkih untuk gigi?

Umumnya penggunaan cengkeh dalam makanan atau minuman masih dirasa aman. Begitu juga dengan penggunaan minyak cengkih dalam mengobati sakit gigi. Namun perlu diingat, menggunakan minyak cengkih terlalu sering pada gigi justru berisiko merusak gigi dan gusi. Tak hanya itu, jika secara tidak sengaja Anda mengonsumsi minyak cengkih, Anda bisa mengalami efek samping berupa:

• Perih di hidung dan tenggorokan karena iritasi.

• Sakit perut.

• Diare.

• Sulit bernafas.

Meski khasiat cengkeh telah digunakan sejak lama, namun khasiat cengkeh dalam meredakan sakit gigi masih memerlukan penelitian lebih lanjut. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter gigi terlebih dahulu, jika ingin menggunakan cengkeh sebagai obat sakit gigi.

Demikianlah artikel tentang Minyak Cengkeh Untuk Gigi yang dapat saya sampaikan kali ini. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *