Kapan harus melepas dot pada bayi?

March 19, 2023 @ 4:38 am

Produk Bayi Terbaik – Dot: ya atau tidak? Ini adalah pertanyaan yang banyak orang tua tanyakan pada diri mereka sendiri ketika seorang bayi lahir.

Dot tidak akan menyebabkan gigi cacat selama dikeluarkan sebelum anak berusia dua tahun, penggunaan jangka panjang melebihi usia ini dapat menyebabkan gigi cacat.

Dot membantu bayi tertidur dan menenangkan diri saat menangis, mengurangi kejadian kematian mendadak dan tidak terlalu berbahaya dibandingkan kebiasaan mengisap jempol (karena, antara lain, kita tidak akan dapat melepaskan jari untuk memperbaiki kebiasaan tersebut) . . Lebih baik juga menggunakan dot dan tidak menggunakan botol untuk tertidur.

Sejak usia dua tahun, karena semua gigi susu telah tumbuh, empeng sudah memenuhi fungsinya untuk menenangkan anak. Menghapusnya setelah dua tahun dapat memengaruhi penempatan rahang dan merusak langit-langit mulut.

Penggunaan dot yang berkepanjangan menyebabkan gigi bawah menyimpang ke dalam dan gigi atas ke luar, sehingga menimbulkan “mulut kelinci” yang khas. Gigitan terbuka anterior dan gigitan silang posterior juga sering muncul, karena gaya yang dihasilkan oleh otot-otot wajah selama pengisapan, yang mampu mengubah bentuk rahang.

Setelah dot dilepas, jika ada kelainan bentuk pada gigi atau rahang, penting untuk mengatasinya sejak dini, jika tidak, anak dapat mengalami kelainan bentuk yang lebih serius.

Gigitan terbuka yang tidak diobati dapat menjadi masalah tulang yang sulit diperbaiki tanpa harus melakukan operasi, dan gigitan silang posterior dapat menyebabkan pertumbuhan wajah yang asimetris.

SEDO (Spanish Society of Orthodontics) memberi kami beberapa saran tentang penggunaan empeng:

· Gunakan empeng untuk menghindari isapan jari, yang berdampak buruk pada perkembangan gigi.

· Sesuaikan ukuran dot dengan usia bayi.

· Jangan mencelupkan dot ke dalam gula, jus, madu, karena ini mendukung munculnya gigi berlubang pada gigi bayi.

· Jangan gunakan empeng untuk menunda waktu makan.

· Lepaskan dot sebelum usia 24 bulan.

Secara umum, anak sebaiknya melepaskan dot pada usia 6 bulan hingga 1 tahun. Pada usia ini, anak sudah mulai bisa menggerakkan kepala dan mulut dengan lebih baik, sehingga sudah dapat mengambil makanan dari sendok atau cangkir. Selain itu, terlalu lama menggunakan dot juga dapat memengaruhi perkembangan bicara anak.

Namun, setiap anak berkembang dengan tempo yang berbeda-beda. Jika anak masih terlihat nyaman menggunakan dot setelah usia 1 tahun, maka tidak perlu terlalu dipaksa untuk melepaskan dot. Namun, sebaiknya orang tua mengurangi penggunaan dot dan membantu anak untuk belajar menggunakan cangkir atau sendok secara bertahap.

Perlu diingat juga bahwa melepaskan dot dapat menjadi proses yang sulit dan memerlukan kesabaran dari orang tua. Jadi, sebaiknya proses ini dilakukan secara bertahap dan dengan memberikan dukungan yang tepat kepada anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *