Filosofi Setiap Pekerjaan Rumah

Nah seperti anak gadis lainnya mungkin sudah terbiasa bagi mereka untuk mengerjakan pekerjaan rumah seperti mencuci, menjemur pakaian, menyapu, mengepel, dan sebagainya. Tapi apakah sebagian besar dari kita tahu apakah nilai dibalik semua yang kita telah lakukan? Mungkin beberapa dari kita baru sadar atau bahkan kurang mengerti.

Baiklah, disini saya juga akan bahas sedikit dari nilai yang kita bisa dari sebatas lakukan pekerjaan tempat tinggal yang kadang-kadang kita malas mengerjakannya.

1. Menyapu Lantai Rumah

Pekerjaan ini semestinya jadi pekerjaan teratur yang dikerjakan sehari-hari. Karna tidak dapat diingkari kalau debu, kotoran, makanan, minuman juga akan senantiasa berada di lantai tempat tinggal kita. Serta tentunya kalian serta saya telah tahu alur menyapu seperti apa. Yaps, maju ke depan. Menyapu kotoran menuju pintu supaya keluar dari tempat tinggal.

Kenapa mesti ke depan? Jadi menyapu mesti menghadap ke depan karna bila kalian merubahnya jadi ke belakang, jadi sama juga kotoran atau debu itu juga akan kalian injak-injak sekali lagi, arahnya tidak pasti, serta yang lebih kronis sekali lagi bukannya jadi bersih jadi nambah kotor serta tidak karuan. Nah masalah filosofinya, maju senantiasa ke depan. Lihat ke depan menghadap apa yang kita menuju yaitu pintu keluar untuk buang kotoran itu. Seperti hidup kita. Senantiasa menghadap ke masa depan, dengan usaha maksimum. Bagaimana juga hidup senantiasa memiliki maksud. Sesulit apa pun jalan, bila itu yang perlu kita lewati ingin bagaimana sekali lagi. Cuma bagaimana sikap kita untuk kreatif menanggapi lingkungan serta beradaptasi. Mengambil langkah ke depan menjangkau maksud. Jadikan jalan yang sudah dilewati jadi pengalaman yang juga akan bermanfaat untuk kita ataupun orang yang lain.

BTW, janganlah lupa senantiasa bersih bila nyapu yak! Soalnya, saya dengar sich bila orangtua senantiasa katakan,

Bila nyapunya tidak bersih kelak jodhonya “brewokan” lho! Hiii.

Well, sepanjang saya sekolah tidak satupun pelajaran genetika, kromosom, hereditas, atau penyimpangan semu Mendel membuka kalau ketidak bersihan waktu menyapu menyebabkan suami/istrinya brewokan. Tapi waktu saya bertanya orangtua masalah hal tersebut, jawaban mereka cuma “Yaa, orangtua dahulu umum katakan gitu. ”

Tapi, bila dibayangin ya cowok brewokan sesungguhnya bagus juga lo. Cobalah kalian simak di serial drama Turki, ganteng gilaaaa pakai brewoknyaa. Hihihihi. Tapi sekali lagi, bayangin bila cewek yang brewokan. Widiiih, ati-ati ya buat cowok-cowok agar nyapunya bersih. Masa ingin dapet cewek brewokan, hihihiiii : p

2. Mengepel Lantai

Aktivitas ini yaitu kelanjutan dari menyapu lantai. Mengepel lantai mempunyai banyak faedah lo. Pertama mungkin saja hiburan diantara hiburan yang lain. Kan bagus gitu, bila yang beda pada main ke gunung, pantai, mall, nah anda dapat tuch cek in “ngepel aziik”. Haha. Ke-2 anda dapat hasilkan keringat menyehatkan. Ke-3 lantai tempat tinggal anda dapat bersih serta wangi, hihiii 🙂

Saya Sarankan Untuk Membaca Contoh Surat Mutasi

Masalah filosofi, nah mengepel ada bedanya dengan menyapu. Bila meyapu senantiasa menghadap ke depan, nah mengepel kebalikannya yaitu ke belakang. Nilai moralnya yaitu apa pun usaha yang sudah kalian lakukan, bagaimanapun akhirnya jangan sampai terasa itu sia-sia serta mencorengnya. Tetaplah keep calm karna semuanya ketentuan paling baik berada di tangan Tuhan. Kenapa? Cobalah pikirkan bila kalian telah ngepel bebrapa lelah, lantai telah kinclong, eh seenaknya kalian injak-injak sekali lagi atau kalian ganti jalurnya jadi ke depan. It’s muspro! Demikian halnya hidup. Sesusah apa pun yang sudah kalian upayakan, hargai itu. Sekecil apa pun kebaikan serta kemauan kalian, mewujudkan itu. Semuanya juga akan bermanfaat, bagimu serta yang beda. Hargai juga jerih payah orang yang lain, seperti dirimu menghormati usahamu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *