Ciri Material Bahan Bangunan Semen yang Baik

February 9, 2023 @ 1:58 am

Bagi Anda yang berkecimpung di dunia konstruksi, langkah memilih semen sebagai perekat material bahan bangunan yang baik bukanlah perkara sulit. Lain halnya bersama orang awam yang tidak senantiasa perihal dengan semen, material bahan bangunan, atau alat konstruksi lainnya. Jika kamu mendambakan manfaatkan semen, bagaimana kamu menyadari bahwa semen berikut adalah semen yang baik? Berikut tips memilih perekat bahan bangunan semen yang baik :

  1. Tidak menggumpal

Pekerat bahan bangunan semen yang baik secara fisik/kasat mata, tidak menggumpal. Semen yang udah lama disimpan dapat membentuk gumpalan yang bakal hancur terkecuali diremas dan lama-kelamaan mengeras(grit) dan dapat membelinya di supermarket bahan bangunan jakarta.

Jika Anda melihat fisik semen layaknya ini, ayak lah semen agar terpisah bersama anggota yang menggumpal, anggota yang tidak menggumpal dapat digunakan didalam campuran, tetapi yang menggumpal jangan dipakai sebab udah bereaksi bersama uap air/kelembaban dan hanya bakal menjadi anggota yang lemah pada plesteran/beton/acian.

  1. Waktu mengeras

Terdapat dua pas yang diukur didalam campuran material bahan bangunan semen, yaitu pas kuncir awal (setting time) dan pas kuncir akhir (final setting). Waktu kuncir awal adalah pas yang diperlukan sejak semen bercampur bersama air dari keadaan plastis menjadi tidak plastis, di mana pas yang diperlukan sepanjang proses ini ± 45 menit. Waktu kuncir akhir adalah pas yang diperlukan sejak semen bercampur bersama air dari keadaan plastis menjadi keras.

Ukuran standar adukan semen untuk menjadi kering pada 6-7 jam. Anggapan bahwa semakin cepat pas pengerasan campuran semen, semakin kuat kualitas yang dihasilkan, dapat dikatakan tidak tepat. Faktanya, semakin cepat semen mengeras bermakna semakin cepat laju reaksi hidrasinya. Reaksi hidrasi membuahkan panas, agar suhu menjadi tinggi. Suhu yang tinggi bakal mengundang retak pada beton/plesteran/acian agar kualitas dan kapabilitas menurun.

  1. Adukan lebih rapat dan rekat

Material bahan bangunan semen yang kaya bakal mineral dan logam dapat membantu membuahkan campuran yang padat. Unsur yang berperan didalam memilih pembawaan lekat adalah C3S. Daya lekat yang baik pada pasta semen bersama agregat membuahkan campuran bahan bangunan yang padat dan terbaik. Campuran yang padat membuahkan bahan bangunan beton/plester/acian yang berkualitas.

  1. Kemasan tertutup sempurna

Kualitas pekerat bahan bangunan semen bakal terjaga terkecuali kemasannya juga terjaga, didalam artian tertutup rapat, tidak basah, dan tidak terkandung bekas tambalan. Sebelum membeli, cek kertas pembungkus semen tetap tersegel rapat atau tidak.

  1. Berlogo SNI (Standar Nasional Indonesia)

Sebelum memilih pekerat bahan bangunan semen, pastikan khususnya dahulu sertifikat yang udah diraih oleh merk tersebut. Bisa berupa logo SNI atau yang udah bersertifikasi internasional. Untuk Semen Tiga Roda udah diproduksi mengikuti Standar Nasional Indonesia (SNI), Standar Amerika (ASTM) dan Standar Eropa (EN).

  1. Baik didalam penyimpanannya

Cara menyimpan perekat bahan bangunan semen yang baik diantaranya adalah jumlah tumpukan tidak melebihi 2 meter dan terlindung dari kelembaban yang tinggi. Sebaiknya tidak bersentuhan segera bersama lantai dan dinding bersama memberi bantalan (palet/kayu). Selain itu, semen yang baik ditumpuk secara berdekatan untuk mengurangi sirkulasi udara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *