Cari Tahu Faktor Pembentuk Sikap Loyalitas

December 25, 2022 @ 11:41 am

Mengenal Loyalitas

Loyalitas adalah komitmen atau kepatuhan. Kata komitmen merupakan adaptasi dari bahasa Perancis yakni ‘Loial’, yang artinya setia. Secara umum, artinya adalah wujud komitmen atau kepatuhan seseorang kepada orang lain, baik individu maupun kelompok (organisasi) yang dapat keluar lewat sikap atau tindakan.

Contoh sikapnya adalah karyawan yang membantu produktivitas dan memberikan manfaat yang optimal pada perusahaan. Sikap tersebut juga berlaku pada sebuah merek, produk, ataupun hal spesifik lainnya yang sebabkan pelanggan tidak berpaling kepada pihak lain.

Loyalitas Menurut Ahli

Menurut Kotler dan Keller (2009:138),

Loyalitas adalah prinsip untuk membeli atau membantu kembali/jasa meski efek kondisi dan pemasaran menyebabkan pelanggan beralih. Loyalitas punya manfaat sosial yang mutlak dikarenakan menghadirkan kesediaan individu dalam melakukan kerja sama dengan orang lain.

Pada akhirnya, komitment tersebut dapat menyebabkan suatu kelompok atau organisasi dari bermacam tipe dapat konsisten ada dan bertahan.

Faktor Pembentuk Loyalitas

Sikap tersebut juga tidak keluar begitu saja tanpa ada aspek yang memengaruhi sikap prinsip atau komitmen seseorang. Sejumlah aspek yang membentuknya antara lain:

Dari penjelasan di atas, kita dapat menyadari bahwa sikap atau tindakan komitmen berasal dari aspek emosional seseorang pada hal tertentu. Dengan begitu, komitmen adalah sesuatu yang tidak dapat kita beli dengan uang.

1. Kepuasan

Kalau kamu pernah membeli sebuah barang dan merasa senang dengan fitur serta kegunaannya, maka tak heran Anda punya komitmen pada barang tersebut. Sebaliknya, jika Anda merasa tidak senang dengan barang tersebut, maka Anda akan kecewa dan beralih ke merek lainnya.

2. Manfaat

Manfaat berasal dari suatu produk atau jasa maupun hal spesifik lainnya juga dapat mendorong timbulnya komitmen seseorang. Jadi, jika kamu ingin membentuknya, tawarkan manfaat sebanyak mungkinan kepada para pelanggan.

Dengan begitu, pelanggan dapat datang dan membeli lagi product atau jasa yang anda tawarkan.

3. Ikatan Emosional

Selanjutnya, ikatan emosional juga jadi salah satu aspek pembentuknya. Contohnya, saat Anda makan di restoran bersama dengan keluarga. Momen mengasyikkan yang tersedia di area tersebut dapat jadi kenangan yang ingin terulang kembali.

Dari ikatan emosional yang tercipta, Anda pun tidak keberatan untuk selalu memilih tempat itu saat mencari tempat makan. Secara tidak langsung, ikatan emosional dapat timbul dengan sendirinya.

4. Kepercayaan

Terakhir, kepercayaan seseorang dapat membentuk sikap komitmen dikarenakan reputasi yang baik. Sebaliknya, jika kepercayaan tersebut hilang, komitmen pun dapat berkurang dengan sendirinya.

Karena itu, jika kamu ingin mendapatkannya dari seseorang, bentuklah reputasi yang baik dan dapat dipertanggungjawabkan.

Cara Membentuk Loyalitas

Setelah memahami aspek pembentuk loyalitas, kamu harus melakukan beberapa langkah supaya sikap tersebut terbentuk.

Berikut adalah langkah membentuk loyalitas seseorang pada suatu produk atau merek yang dapat Anda lakukan.

1. Mengenali Pelanggan

Hal pertama yang wajib Anda lakukan adalah mengetahui orang yang ingin Anda dapatkan kesetiaanya. Jika Anda ingin memperoleh komitmen pelanggan, ketahui apa saja yang mereka inginkan atau butuhkan.

Semakin banyak Info yang Anda miliki, makin mudah untuk membuat pelanggan jadi senang dan menciptakan loyalitas.

2. Menerima Kritik

Ketika Anda ingin menciptakan komitmen pelanggan, maka Anda harus terbuka dengan kritik maupun saran, dan tidak selalau merasa benar. Dengan begitu, pelanggan secara tidak langsung turut terlibat dalam pengembangan produk atau jasa tersebut dan membangun komitmen yang solid.

3. Memberikan Reward

Ketika Anda telah memberikan komitmen yang paling baik kepada perusahaan atau jadi pelanggan tetap, Anda pasti ingin dihargai. Untuk menciptakan komitmen pelanggan, Anda dapat menyediakan reward sebagai wujud apresiasi pada prinsip yang mereka tunjukkan.

4. Dapat Diandalkan

Apabila tersedia produk atau jasa yang dapat diandalkan dalam segala situasi, orang lain dapat selalu mencari produk atau jasa tersebut dan setia menggunakannya.

Dalam hal ini, kemampuan produk atau jasa yang dapat diandalkan tersebut dapat membuat komitmen seseorang tercipta.

Contoh Sikap Loyalitas

Berikut adalah contoh loyalitas dalam bermacam hal.

1. Dalam Bernegara

Loyalitas dalam bernegara terkait dengan sifat patriotisme atau kebanggaan nasional dan pengabdian kepada tanah air atau negara. Perasaan cinta dan keterikatan pada tanah air atau negara ini punya sentimen yang sama untuk menciptakan rasa persatuan di antara orang-orang.

2. Dalam Pekerjaan

Kesetiaan dalam pekerjaan ini terkait dengan sikap profesional atas profesi seseorang. Contoh ini umumnya didorong oleh upah atau gaji maupun lingkungan pekerjaan supaya karyawan berkomitmen untuk melakukan yang paling baik dalam tugasnya.

3. Dalam Konsumen

Contoh yang ini umumnya terbentuk oleh rasa senang seseorang pada produk atau jasa. Loyalitas ini membuat costumer membeli produk atau jasa dari produsen spesifik secara berulang. Kesetiaan costumer juga dapat mereka tunjukkan dengan tindakan seperti turut mempromosikan produk atau jasa dari produsen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *