Cara Memasak Rendang Daging Sapi Agar Cepat Empuk Dan Lezat

November 18, 2021 @ 4:01 am

Salah satu makanan Indonesia yang sudah dikenal oleh semua orang, bahkan orang luar negeri pun sudah tau dan bahkan menyukai makanan ini. Makanan apakah itu? Jawabannya adalah rendang. Namun, bagaimasa si cara memasak rendang? Berikut adalah cara memasak rendang daging sapi agar cepat empuk dan lezat.

Definisi Rendang

Rendang atau randang adalah masakan daging bercita rasa pedas yang mempergunakan campuran dari berbagai bumbu dan rempah-rempah. Masakan ini dihasilkan dari bagian memasak yang dipanaskan berulang-ulang dengan santan kelapa. Bagian memasaknya memakan waktu berjam-jam (biasanya sekitar empat jam) sampai kering dan berwarna hitam pekat. Dalam suhu ruangan, rendang dapat bertahan sampai berminggu-minggu. Rendang yang dimasak dalam waktu yang lebih singkat dan santannya belum mengering dikata kalio, berwarna coklat terang keemasan.

Cara Memilih Daging Sapi Yang Berkualitas

Daging sapi adalah salah satu bahan masakan yang banyak digunakan oleh orang. Sebab daging sapi ini memiliki rasa yang enak. Namun, agar lebih sehat sebaiknya memilih daging sapi yang baik dan berkualitas. Bagaimana caranya? Berikut adalah cara memilih daging sapi yang berkualitas.

1. Perhatikan Warna Daging

Daging yang segar dan berkualitas tentu berbeda dengan daging yang sudah busuk. Cara paling mudah untuk mengetahui kualitas daging adalah dari warnanya. Daging sapi yang masih fresh berwarna merah dan segar. Selain itu warna daging juga tidak pucat dan tidak kotor.

Warna daging bervariasi tergantung dari jenis hewan secara genetik dan usia, misalkan daging sapi potong lebih gelap daripada daging sapi perah, daging sapi muda lebih pucat daripada daging sapi dewasa. Rasa dan Aroma dipengaruhi oleh jenis pakan. Daging berkualitas baik mempunyai rasa gurih dan aroma yang sedap.

2. Memperhatikan Tekstur Daging

Daging sapi yang segar memiliki tekstur yang terasa kenyal. Tekanlah sedikit daging tersebut, jika kembali ke posisi semula berarti daging tersebut masih baru dan segar. Hal ini berbeda dari daging yang busuk dimana daging tersebut akan terasa lembek ketika ditekan.

3. Cium Bau Atau Aroma Daging

Daging yang segar memiliki aroma yang segar pula atau dengan kata lain memiliki bau khas “sapi”. Sementara itu daging yang busuk akan menimbulkan bau busuk atau asam.

4. Daging Tidak Berair

Jika Anda membeli daging mungkin Anda sering melihat cairan berwarna merah mirip darah. Cairan itu bukanlah darah melainkan “sari” dari daging tersebut. Kelembaban secara normal daging mempunyai permukaan yang relatif kering sehingga dapat menahan pertumbuhan mikroorganisme dari luar. Dengan demikian mempengaruhi daya simpan daging tersebut.

5. Keempukan Daging

Keempukan daging ditentukan oleh kandungan jaringan ikat. Semakin tua usia hewan, susunan jaringan ikat semakin banyak sehingga daging yang dihasilkan semakin liat. Jika ditekan dengan jari, daging yang sehat akan memiliki konsistensi kenyal.

Manfaat Daging Sapi

Selain daging sapi memiliki rasa yang enak, daging sapi ini juga mempunyai banyak manfaat. Namun, manfaat tersebut belum diketahui oleh banyak orang. Nah apa saja manfaatnya? Berikut adalah manfaat daging sapi.

1. Menjaga Massa Otot

Salah satu khasiat daging sapi yang sayang dilewatkan yaitu membantu menjaga massa otot. Bagaimana tidak, daging sapi merupakan sumber protein yang mengandung semua asam amino esensial. Asam amino esensial dibutuhkan oleh semua orang, terutama lansia, untuk menjaga kesehatan tubuh.

Selain itu, protein pada daging sapi membantu membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, serta meningkatkan aktivitas otot.Tidak heran bila Anda yang ingin meningkatkan massa otot perlu menambah jumlah asupan protein.

Bila tubuh tidak mendapat asupan nutrisi yang tepat, upaya untuk mendapatkan tubuh berotot tentu akan memakan waktu yang lama.

2. Meningkatkan Performa Latihan

Selain menjaga massa otot, manfaat daging sapi lainnya yang mungkin sangat berpengaruh terhadap atlet yakni meningkatkan performa latihan.

Begini, ikan dan daging, termasuk daging sapi, mengandung beta-alanine yang menghasilkan carnosine di tubuh. Carnosine merupakan senyawa penting yang diperlukan untuk menjalankan fungsi otot.

Konsumsi daging sapi dapat meningkatkan kadar carnosine pada otot. Kadar carnosine yang tinggi dapat menurunkan rasa lelah dan meningkatkan performa latihan, terutama saat lari.

3. Mencegah Anemia

Berkat kandungan zat besi di dalamnya, konsumsi daging sapi diklaim dapat membantu mencegah anemia. Anemia dapat disebabkan oleh kekurangan zat besi yang biasanya ditandai dengan kelelahan dan kelemahan.

Dengan mengonsumsi daging sapi, tubuh mendapatkan zat besi yang cukup, terutama dalam bentuk heme. Heme merupakan bentuk zat besi yang hanya dijumpai pada protein hewani.

Tubuh manusia menyerap zat besi heme lebih efektif dibandingkan zat besi non-heme, yaitu yang berasal dari tumbuhan. Artinya, konsumsi daging sapi bermanfaat membantu memenuhi kebutuhan zat besi yang bisa mencegah anemia.

4. Memelihara Sistem Kekebalan Tubuh

Tahukah Anda bahwa daging sapi termasuk sumber zinc (seng) yang cukup tinggi dan bisa membantu meningkatkan kekebalan? Manfaat daging sapi ini didapat dari sifat antioksidan seng yang bertanggung jawab menghasilkan antibodi.

Antibodi yang dihasilkan ini membantu melawan radikal bebas yang bisa menimbulkan penyakit kronis. Selain itu, protein dalam daging sapi membantu menghasilkan antibodi tersebut agar tubuh terlindungi dari infeksi.

Oleh sebab itu, anak-anak hingga orang dewasa memerlukan jumlah zinc dan protein yang cukup. Kebutuhan zinc ini bisa diperoleh dengan makan daging sapi secukupnya.

5. Mempercantik Kulit Dan Rambut

Daging, termasuk daging sapi, mungkin mengandung tokoferol dan vitamin E yang cukup tinggi. Keduanya dikenal dapat melawan kolagen sehingga bisa meningkatkan penuaan kulit.

Meski begitu, beberapa bagian daging tertentu, seperti hati, kaya akan ubiquinol. Ubiquinol merupakan senyawa antioksidan kuat yang dijumpai di lapisan kulit terluar (epidermis). Antioksidan ini bisa membantu melawan kerusakan oksidatif pada kulit.

Selain itu, konsumsi daging sapi dianggap baik untuk menjaga kesehatan rambut karena kaya akan zat besi. Pasalnya, kekurangan zat besi menjadi salah satu penyebab rambut rontok.

Resep Rendang Daging Sapi

Cara memasak rendang daging sapi sangatlah beragam, namun keberagaman tersebut tidak menghilangkan ciri khas rendangnya. Banyak yang belum tau bagaimana cara membuat rendang. Nah, berikut adalah resep rendang daging sapi.

Bahan-Bahan :

  • Daging sapi 1/2 kg (potong-potong)
  • Santan 1 liter dari 1 butir kelapa (pisahkan santan encer kental
  • Kayu manis 1 jari
  • Cengkih 3 buah
  • Bunga pelak/lawang 1 buah
  • Kapulaga 3 buah
  • Daun salam 2 lembar
  • Serai ukuran besar 1 batang (memarkan)
  • Lengkuas 3 cm (memarkan)
  • Gula merah 1 sdm (optional)
  • Garam dan kaldu bubuk secukupnya

Bumbu Halus :

  • Bawang merah 10-15 siung
  • Bawang putih 5 siung
  • Cabai merah keriting 15-20 buah
  • Jintan 1/2 sdt
  • Jahe 1 jari
  • Lada bubuk 1 sdt
  • Ketumbar bubuk 1 sdm

Cara Membuat Rendang Daging Sapi :

  • Siapkan bahan dan bumbu, cuci daging hingga bersih. Kemudian haluskan bumbu halus. Setelah itu masukkan bumbu halus kedalam wajan.
  • Lalu campurkan potongan daging dengan bumbu halus, aduk rata. Masukkan daun salam, lengkuas, serai, kapulaga, bunga pekak, kayu manis dan cengkih.
  • Tambahkan santan encer. Aduk rata. Masak sampai kuah hampir menyusut.
  • Tambahkan santan kental, bumbui dengan garam dan gula, aduk rata. Aduk sesekali. Pastikan santan tidak pecah dan bumbu tidak mengendap.
  • Ketika kuah semakin menyusut, aduk terus rendang sampai mengeluarkan minyak dan daging empuk. Koreksi rasa. Matikan api.
  • Angkat rendang dan masukkan kedalam piring.
  • Rendang daging sapi siap dinikmati.
Baca Juga : cara memasak rendang sapi

Cara memasak rendang sapi agar cepat empuk dan lezat adalah masak dengan menggunakan api kecil, takaran santan yang pas, potong daging dengan berlawanan arah serat. Rendang memiliki perpaduan rasa gurih dan pedas. Rasa gurih tersebut didapat dari santan yang dibiarkan sampai menyusut dan mengeluarkan minyak.

Untuk menghasilkan santan yang cepat, maka tidak usah dengan memarut secara manual, akan tetapi anda bisa menggunakan mesin parut kelapa. Karena hal tersebut yang nantinya akan menghemat waktu dan juga tenaga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *